Mulai Kebiasaan Baikmu dengan SDGs Marathon

Mulai Kebiasaan Baikmu dengan SDGs Marathon

Pada awal tahun 2022, kita melihat bahwa hanya tersisa delapan tahun lagi untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan / Sustainable Development Goals (TPB / SDGs) pada tahun 2030. Tetapi, dalam pelaksanaannya, TPB / SDGs masih dianggap sebagai suatu gerakan yang hanya perlu ditangani oleh pemerintah. Padahal, semangat sekaligus janji dari TPB / SDGs, yaitu No One Left Behind (Tidak Ada yang Tertinggal), menyiratkan bahwa TPB / SDGs adalah suatu gerakan yang perlu dijalankan oleh seluruh lapisan masyarakat. Hal ini menyebabkan Duta Kampus SDGs dari Institut Teknologi Bandung, yaitu Angelica Wiliana dan Steven Setiawan, menginisiasi sebuah gerakan bernama SDGs Marathon.

SDGs Marathon berdiri sebagai suatu gerakan yang dimulai oleh duta kampus bersama dengan mahasiswadari berbagai universitas di Indonesia dengan tujuan untuk mendukung pencapaian TPB / SDGs di Indonesia melalui pendekatan akar rumput, yakni pembiasaan masyarakat, berlandaskan prinsip kebersamaan dan keberlanjutan. Nama “Marathon” yang terdapat dalam nama kegiatan mengacu pada filosofi bahwa TPB / SDGs tidak dapat dicapai secara singkat dan individual, tetapi memerlukan perjalanan yang panjang dan bersama – sama, seperti filosofi marathon yang bukan membutuhkan kecepatan seperti lari cepat, tetapi konsistensi dan ketahanan. Terdapat tiga misi yang diangkat oleh SDGs Marathon, yaitu mendukung 100 orang untuk menciptakan kebiasaan baru yang berkelanjutan setiap tahunnya, memfasilitasi pembentukan lingkungan yang aman dan suportif bagi peserta untuk belajar dan beraksi bersama demi keberlanjutan, dan meningkatkan kesadaran serta partisipasi masyarakat dalam gerakan pemenuhan TPB / SDGs di Indonesia dan dunia.

Terdapat dua kegiatan utama yang diusung oleh SDGs Marathon, yaitu Challenge (Pilar Aksi) dan Camp (Pilar Edukasi). Challenge adalah kegiatan utama di dalam SDGs Marathon yang mengajak para peserta untuk membentuk kebiasaan baik baru terkait SDGs melalui tantangan konsistensi sekaligus mendukung pemenuhan program sosial yang telah berjalan di seluruh Indonesia yang dapat dilakukan secara terpisah. Peserta yang berhasil menjalankan kebiasaannya secara konsisten akan mendapatkan penghargaan berupa sustainability medal (medali dari bahan daur ulang) dan sertifikat partisipasi. Dalam melaksanakan Challenge, peserta akan dipantau kemajuannya oleh peer leader melalui kontak pribadi dan pemantauan media sosial peserta.

Peserta akan mendapatkan medali perunggu setelah berhasil melaksanakan kebiasaan baik terkait lingkungan selama 3 bulan (April – Juni 2022), medali perak setelah berhasil melaksanakan kebiasaan baik terkait sosial selama 3 bulan (Juli – September 2022), dan medali emas setelah berhasil melaksanakan kebiasaan baik terkait ekonomi selama 3 bulan (Oktober – Desember 2022). Pembagian bidang medali ini didasarkan pada pembagian pilar SDGs berdasarkan Bappenasdengan tidak mengikutkan pilar Hukum dan Tata Kelola pada tahun ini, tetapi semangat dari pilar tersebut tetap dihidupkan dalam rangkaian pelaksanaan Challenge di semua bidang. Gambar medali dapat dilihat di bawah:

Medali terbuat dari 100% plastik kemasan yang didaur ulang dan diberikan untuk kategori pencapaian komitmen (emas, perak, dan perunggu), capaian terbaik (sosial, lingkungan, ekonomi), dan apresiasi kepada peer leader. Medali ini dibuat dengan memberdayakan masyarakat yang ada di kota Surabaya. Terdapat tiga filosofi yang terkandung dalam desain medali, yaitu lingkaran SDGs (merepresentasikan keterkaitan setiap tujuan capaian SDGs), lubang pada lingkaran (merepresentasikan bahwa pencapaian SDGs merupakan suatu proses yang terus maju), dan huruf braille (merepresentasikan semangat inklusivitas aksi dan selebrasi).

Kegiatan Camp dalam SDGs Marathon adalah rangkaian kegiatan sebelum, selama, dan setelah Challenge yang ditujukan untuk melengkapi dan meningkatkan kemampuan peserta Challenge dalam melaksanakan kebiasaan baik terkait SDGs. Berangkat dari kesadaran bahwa setiap perjuangan memerlukan dukungan yang sehat, SDGs Camp dibuat untuk menghubungkan sesama peserta dari ketertarikan yang sama untuk berbagi ilmu dan saling memotivasi. Terdapat beberapa jenis kegiatan yang termasuk ke dalam SDGs Camp, yaitu workshop / pelatihan praktik bersama, seminar dan talkshow dengan ahli, dan mentoring serta group bonding.

Beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan oleh SDGs Marathon adalah peluncuran media sosial utama berupa Instagram untuk berbagi informasi dan pengetahuan seputar SDGs dan SDGs Marathon, pelaksanaan Live Instagram dengan duta kampus SDGs lainnya, pelaksanaan webinar “Fight or Flight” yang dihadiri oleh lebih dari 80 peserta, dan pembukaan pendaftaran Challenge SDGs Marathon.

Sekian penjelasan mengenai kegiatan SDGs Marathon. Kami mengajak para pembaca  untuk mengikuti kabar terbaru terkait SDGs Marathon dengan mengikuti sosial media kami di Instagram @sdgsmarathon ( https://www.instagram.com/sdgsmarathon/ ). Selamat memulai kebiasaan baru terkait SDGs bersama SDGs Marathon!

Leave a Reply