Seknas SDGs dan BSN adakan Rapat Koordinasi Pemetaan Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk mendukung SDGs

Seknas SDGs dan BSN adakan Rapat Koordinasi Pemetaan Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk mendukung SDGs

Seknas SDGs dan BSN adakan Rapat Koordinasi Pemetaan Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk mendukung SDGs

Sekretariat Nasional SDGs Indonesia dan Badan Standarisasi Nasional (BSN) mengadakan rapat koordinasi pemetaan Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia. Rapat dilaksanakan pada tanggal 25 Februari 2022 dan dilakukan secara daring melalui platform zoom.us

Seperti yang diketahui bahwa SNI merupakan standar yang ditetapkan oleh pemerintah untuk berbagai hasil produksi yang dibuat oleh masyarakat Indonesia, baik itu yang diproduksi secara perseorangan maupun yang diproduksi oleh sebuah badan atau perusahaan. Hal ini ini telah diatur di dalam Peraturan Menteri Perdagangan No.72/M-DAG/PER/9/2015 yang mewajibkan barang-barang dalam kategori tertentu harus diproduksi sesuai dengan SNI.

Dengan adanya pemetaan SNI yang mendukung SDGs makan hal ini semakin memperkuat komitmen Indonesia dalam pelaksanaan pencapaian SDGs.

Pembahasan pemetaan SNI yang mendukung SDGs ini tidak hanya yang berkaitan dengan pilar pembangunan berkelanjutan namun juga yang berkaitan dengan pilar lainnya dan disesuaikan dengan indikator – indikator yang ada dalam tujun SDGs.

Rapat koordinasi ini dilakukan untuk mencapai seluruh indikator Sustainable Development Goals (SDGs) pada tahun 2030. Oleh karenanya diperlukan keselarasan serta pemahaman diantara para pemangku kepentingan. Selain itu juga pentingnya suatu rujukan untuk penyusunan perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi, serta pelaporan SDGs.

Kementerian PPN/Bappenas melalui Seknas SDGs Indonesia telah menyusun Metadata SDGs, sebagai instrumen rujukan yang mencakup konsep dan definisi, metode perhitungan, manfaat, sumber dan cara pengumpulan data, disagregasi, serta frekuensi waktu pengumpulan data terkait SDGs.

Rapat ini juga sebagai tindak lanjut dari audiensi yang dilakukan oleh BSN kepada Kepala Sekretariat Nasional SDGs, Dr. Vivi Yulaswati, M.Sc. di awal bulan Januari 2022 lalu. Peranan BSN sangat penting untuk mengawal kualitas pemetaan indikator-indikator SDGs dengan lima (4) pilar yaitu: sosial, ekonomi, lingkungan, dan tata kelola, serta mendukung monitoring dan evaluasi dalam pelaksanaan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

Dalam rapat tersebut, Seknas yang diwakili oleh Manajer dan Asisten Manajer Pilar Pembangunan Ekonomi dan Lingkungan menyampaian bahwa koodinasi standarisasi nasional yang mendukung SDGs ini belum banyak dilakukan oleh negara lain. Seperti yang dikatakan oleh Manajer Pilar Pembangunan Ekonomi Setyo Budiantoro, hal ini belum dilakukan banyak negara untuk memiliki metadata indikator sendiri dan aligning dengan SNI, agar produk-produk kita juga dapa diterima di pasar global.

Disamping itu Manager Pilar Pembangunan Lingkungan, Rahman Kurniawan menyampaikan bahwa kedepan perlunya ada satu item terkait standarisasi untuk melengkapi meta data sehingga adanya sinkronisasi ketika adanya pemetaan semacam ini.

Leave a Reply

small_c_popup.png

SEGERA DIBUKA PENDAFTARAN
INDONESIA'S
SDGs ACTION AWARDS 2022

Apa itu SDGs Action Awards?

Indonesia’s SDGs Action Awards adalah penghargaan atau apresiasi Pemerintah Indonesia kepada para pihak yang telah menunjukan kinerja terbaiknya dalam bentuk aksi-aksi nyata yang berdampak untuk mendukung pencapaian target-target SDGs.

Siapa yang dapat mengikuti SDGs Award?

   Kementerian/Lembaga

    Pemerintah Daerah Provinsi

    Organisasi Masyarakat Sipil

    Perguruan Tinggi dan Lembaga Penelitian

    Pelaku Usaha

    Organisasi Orang muda

Ingin mendapat notifikasi ketika pendaftaran dibuka?

Tinggalkan email Anda, kami akan mengirimkan notifikasi saat pendaftaran telah dibuka