LAPORAN VOLUNTARY NATIONAL REVIEW (VNR) INDONESIA 2021

LAPORAN VOLUNTARY NATIONAL REVIEW (VNR) INDONESIA 2021

UNDUH LAPORAN
Kepada Yth. 
Seluruh Anggota Tim Koordinasi Nasional TPB/SDGs; 
Para pihak pemerhati dan penggiat TPB/SDGs Indonesia 

Sejak kasus pertama COVID-19 di Indonesia pada bulan Maret 2020, Indonesia mulai merasakan goncangan akibat pandemi tersebut. Namun, Indonesia tetap berkomitmen untuk tidak mengurangi dan menurunkan target-target yang telah ditetapkan dalam pencapaian SDGs hingga 2030. Dengan berpegang pada komitmen tersebut, Indonesia tetap turut serta menyampaikan perkembangan pelaksanaan TPB/SDGs melalui laporan Voluntary National Review (VNR) yang ketiga kalinya pada High Level Political Forum (HLPF) di tahun 2021, setelah yang pertama di tahun 2017 dan kedua di tahun 2019. 

Laporan VNR 2021 ini, mengangkat tema “Sustainable and resilient recovery from the COVID-19 pandemic for the achievement of the 2030 Agenda“. Fokus utama pembahasan pada Sembilan (9) Tujuan, yaitu: Tujuan 1 (Tanpa Kemiskinan), Tujuan 2 (Tanpa Kelaparan), Tujuan 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), Tujuan 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), Tujuan 10 (Berkurangnya Kesenjangan), Tujuan 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), Tujuan 13 (Penanganan Perubahan Iklim), Tujuan 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh), serta Tujuan 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). Selain dari kesembilan Tujuan tersebut, laporan VNR 2021 Indonesia juga menampilkan capaian dari kedelapan Tujuan lainnya serta lampiran yang terdiri dari lampiran statistik, praktik baik, kebijakan selama masa pandemi dan pihak yang terlibat dalam penyusunan. 

Dalam upaya untuk memutus rantai penularan COVID-19, mekanisme penyusunan Laporan VNR 2021 dilakukan melalui berbagai serial pertemuan secara virtual/online. Pertemuan tetap melibatkan empat (4) platform partisipasi yang terdiri dari unsur pemerintah baik pusat maupun daerah, organisasi kemasyarakatan, filantropi dan pelaku usaha, serta akademisi dan pakar, dan direviu oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), dipantau oleh mitra pembangunan, dan berkonsultasi dengan parlemen. 

Metode pertemuan virtual/online dan konsultasi publik online yang kami lakukan tidak menurunkan minat para pemangku kepentingan dan masyarakat umum untuk berkontribusi dalam penyusunan laporan VNR 2021. Hal ini terlihat dari semakin banyaknya jumlah individu yang mengikuti pertemuan pembahasan mencapai lebih dari 500 orang pada setiap pleno (dua kali lipat dibanding peserta pada offline meeting tahun 2019), memberikan masukan melalui konsultasi publik secara daring (online) dan masukan good practices dalam menangani dampak pandemic COVID 19. Konsultasi dalam bentuk FGD online juga dilakukan bersama dengan perwakilan kelompok rentan, antara lain kelompok anak, pemuda, kelompok buruh, kelompok volunteer serta memperhatikan perspektif Hak Asasi Manusi (HAM). VNR 2021 ini juga mempertimbangkan hasil survei pada penyusunan Voluntary Subnational Review (VSR) dan Voluntary Local Review (VLR). 

Kementerian PPN/Bappenas sebagai koordinator pelaksana TPB/SDGs Indonesia terus berupaya untuk menjangkau dan melibatkan lebih banyak pemangku kepentingan sebagai wujud komitmen penerapan dan pelaksanaan prinsip TPB/SDGs di Indonesia yang inklusif, partisipatif, dan 

transparan dalam upaya memastikan tidak ada satupun yang tertinggal “No One Left Behind” di Indonesia. 

Adapun laporan lengkap VNR Indonesia 2021 yang akan dipaparkan oleh Bapak Menteri PPN/Kepala Bappenas pada HLPF on Sustainable Development di kantor PBB tanggal 15 Juli 2021, dapat diunduh pada laman ini http://sdgs.bappenas.go.id , yang terdiri atas: 

  1. Voluntary National Review (VNR) 2021 baik Main Report maupun Annex 
  2. Pesan Utama (main message) Voluntary National Review (VNR) 2021 Voluntary National Review (VNR) 2021 baik Main Report maupun Annex 

Kami sangat berterima kasih atas kerja keras seluruh pihak dalam proses penyusunan VNR 2021 Indonesia. Terima kasih juga kami sampaikan atas partisipasi dan keterlibatan Bapak/Ibu/Saudara/i serta fasilitasi intensif dari tim Sekretariat Nasional TPB/SDGs dalam proses penyusunan dokumen VNR 2021 Indonesia agar tetap inklusif.